Granit Xhaka

Kabar Resmi, Granit Xhaka Tak Lagi Jadi Kapten Arsenal!!

Masih cukup panjang untuk memutuskan siapa yang menjadi juara di kompetisi sepak bola Eropa. Misalkan saja, Liga Primer Inggirs yang baru berjalan di pekan ke-11. Banyak informasi bola menarik yang terjadi selama 11 pekan Liga top Eropa ini berlangsung. Mulai kekalahan dan kemenangan yang mengejutkan, hingga kabar dari para pemain sepak bola yang ada di sana.

Granit Xhaka

Salah satu informasi bola menarik yang terjadi baru-baru ini ialah dicoptonya ban kapten dari tangan Granit Xhaka di Arsenal. Tentu saja itu merupakan suatu hal yang mengejutkan karena pemain ini cukup memiliki dedikasi yang tinggi untuk tim. Berikut ini merupakan ulasan mengapa bisa Granit Xhaka dilengserkan sebagai seorang kapten di Arsenal.

Granit Xhaka Terlibat Perselisihan dengan Suporter

Perselisihan yang terjadi antara Granit Xhaka dengan suporter yang terjadi di tengah pertandingan ditengarai sebagai salah satu penyebab ia dicopot langsung dari posisi kapten dalam tim. Tentunya, hal ini sangat mengejutkan lantaran Granit Xhaka dipilih sebagai kapten dengan cara pemungutan suara oleh para pemain. Xhaka bereaksi dan melakukan tindakan mengejek saat ia digantikan saat laga melawan Crystal Palace.

Granit Xhaka Punya Niatan Hengkang Dari Arsenal

Setelah dicopot sebagai seorang kapten dalam tim, informasi bola yang beredar menjelaskan bahwa Granit Xhaka sudah tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan Pelatih. Hal tersebut ditunjukkan pada beberapa laga setelahnya yang dimainkan arsenal tanpa dirinya. Tentu saja hal ini membuat banyak fans menyayangkan keputusannya lantaran pemain ini sudah cukup ikonik di Arsenal.

Aubameyang Ditunjuk Sebagai Kapten Baru

Setelah adanya sikap tidak terpuji yang ditunjukkan oleh Granit Xhaka saat pertandingan melawan Crystal Palace, Pelatih memutuskan untuk memberikan ban kapten Arsenal kepada Aubameyang. Tentu saja informasi bola ini cukup mengejutkan banyak pengamat bola karena Aubameyang merupakan pemain yang baru saja bergabung di Arsenal dalam dua musim terakhir ini. Tentu prestasinya di musim lalu bisa dikatikan kurang cukup untuk membuatnya sebagai kapten tim.

Memanglah seorang kapten dalam tim sepak bola harus bisa mengayomi setiap pemain lainnya dengan sikap dan perilakunya. Tekanan besar yang dirasakan Xhaka di Arsenal sebagai seorang kapten tentu bisa saja membuatnya emosi tak terkontrol. Sampai saat ini pun Arsenal masih tertahan di posisi ke lima klasemen sementara. Bisa jadi inilah salah satu bentuk tekanan besar yang dirasakan oleh seorang kapten di dalam tim, termasuk Granit Xhaka.

event_note December 6, 2019

account_box Bismo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *